Meuseukat

Written By Unknown on Minggu, 12 April 2015 | 02.17

meuseukat
Meuseukat adalah Penganan khas Aceh sejenis dodol dikarenakan tekstur yang lembut dan rasanya manis. Rasa manis ini didapat dari buah nanas yang digunakan dalam pembuatannya sehingga kue ini disebut juga dodol nanas.Warna kue ini adalaha putih karena hanya menggunakan tepung terigu tanpa pewarna makanan. Adapun warnanya yang kuning dikarenakan buah nanas yang digunakan sebagai campuran.
Menikmati berbagai penganan khas Aceh rasanya tak lengkap sebelum mencoba Meuseukat. Kue sejenis dodol berwarna putih ini boleh dibilang memiliki ‘kasta’ tinggi dalam dunia kuliner Aceh.
Pada hari-hari biasa kita tak pernah menjumpai kue ini dihidangkan tuan rumah kepada tamunya. Begitu juga di warung-warung kopi, kecuali di toko khusus yang menjual aneka makanan tradisional Aceh.

Kue ini hanya bisa ditemui pada acara-acara tertentu saja seperti prosesi perkawinan dan Hari Lebaran. Terutama di wilayah pantai Barat dan Selatan Aceh. Itu pun tidak semua rumah menyediakannya.
Kue bertekstur lunak ini memiliki rasa dominan manis. Berasal dari sari gula yang menjadi bahan baku utama dalam membuat meuseukat. Rasa manis juga berasal dari sari buah nanas dan jeruk yang menjadi pelengkap rasa adonan.
Warna kue murni berasal dari warna alami bahan dasarnya seperti tepung terigu, gula putih, nanas, jeruk dan juga mentega. Antara gula dan tepung perbandingannya satu banding lima.
Kue ini juga terbilang unik karena tidak menggunakan santan sebagai bahan bakunya, sebagaimana umumnya kue-kue khas Aceh lainnya. Fungsi mentega dalam adonan meuseukat adalah supaya kue tetap legit dan tidak lengket.

Sumber : Wikipedia & Aisha Kue

0 komentar :

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.