Gajebo, atau Gajeboh atau Gulai Gajebo atau Sampade daging, adalah makanan khas Sumatera Barat. Makanan ini biasanya menggunakan bahan sandung lamur yang merupakan bagian daging sapi yang hampir semuanya terdiri dari lemak kenyal (yang berada di bagian punuk sapi). Masakan ini sebenarnya turunan dari masakan Asam pedas atau Asam Padeh yang menggunakan bahan daging sapi.
Tidak semua gulai dari Sumatera Barat sarat dengan bumbu2 beraroma kari, salah satunya yaitu : Gulai Gajebo. Menurut saya bumbu gulai ini mirip bumbu sambal goreng dari Jawa tetapi berasa lumayan pedas. Di daerah asalnya di Sumatra Barat, gulai gajebo dibuat dari daging gajebo (sandung lamur) yang berasal dari punggung atau punuk sapi yang banyak mengandung lemak atau orang jawa menyebutnya gajih.
Makanya makanan ini pantangan bagi penderita penyakit kolesterol tinggi. Bisa2 kadar kolesterol anda langsung melonjak dalam waktu sekejap. Karena alasan inilah, menu ini jarang tersedia di restauran2 Padang, khususnya yang berada di luar Sumatra Barat. Tapi di tempat asalnya anda akan mudah menemukannya, bahkan dengan 3 macam kategori : agak gurih (sedikit lemak), gurih (banyak lemak) dan sangat gurih alias tanpa daging sama sekali, melainkan hanya lemak/gajih saja.
Bagi yang tidak menyukai gajih mungkin membayangkan saja sudah enek tapi bagi yang ngefans sama gajih dan tidak bermasalah, wooow kata orang Padang Gulai Gajebo itu ibarat makanan surga ha hah. Kalau saya sich ambil jalan tengah, saya pakai daging sekitar tulang paha, mengandung lemak tapi tidak terlalu berlebihan. Tentunya anda bisa memilih bagian daging sesuai selera masing2. Intinya daging apapun yang anda pakai tak akan mengubah rasanya. Dengan teknik memasak a la Minang, yaitu dimasak dengan suhu sedang dengan waktu agak lama, membuat bumbu pelan2 meresap ke dalam daging dengan sempurna. Rasanya yang pedas dengan sentuhan sedikit asam.
Sumber : Lestari Web & Wikipedia

0 komentar :
Posting Komentar